Toko Sembako, Majalengka - Sprite adalah cola rasa lemon tidak berwarna yang tidak mengandung kafein dan diproduksi oleh The Coca-Cola Company. Minuman ini pertama kali dibuat pada tahun 1961. Tersedia dalam warna utama perak, hijau, biru, atau botol hijau bening berlabel warna utama hijau dan biru.
Merek minuman ringan adalah salah satu produk yang biasanya menawarkan iklan kreatif dan kemudian menjadi viral. Contoh terbaru adalah iklan Sprite yang menggunakan Cak Lontong sebagai pengisi suara. Menurut saya, iklan sprite saat ini sangat menarik. Suara penonton Cak Lontong yang sangat unik dan terkenal, konsep visual memenangkan segelas sprite dingin, dan tentunya skenario yang sangat menarik dan lucu bisa membuat orang melihatnya. .
Untuk skenario dan kata-kata Cak Lontong, "Hai semuanya! Ayo berpikir jernih. Bolehkah mencampur es batu, rasa lemon dan busa sesegar segelas sprite? nyamuk? Tapi itu sangat sulit. Apakah menurut Anda informasi ini tidak penting? Padahal, iklan ini sudah berjalan selama lebih dari 20 detik. Dan aku haus dan ingin minum sprite. sprite.
Analisis sprite yang saya lakukan adalah bentuk analisis SWOT: kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), ancaman (threat).
Kekuatan;
- Sprite Saling memiliki. Variasi rasa, bebas kalori versi Sprite Zero.
- Sprite bisa dinikmati dengan berbagai cara, antara lain minum dan menambahkan buah ke sprite Botol hingga kaleng , Tersedia berbagai pilihan kemasan.
- Harga relatif murah dan terjangkau.
Kelemahan:
- Hanya sebagian kecil penonton yang mengetahui varian baru ini, karena tidak ada iklan untuk varian sprite (baru) lainnya selain sprite rasa lemon.
- Hal ini sangat mengecewakan karena akan mempengaruhi produksi jika kesadaran masyarakat terhadap varian baru sangat rendah.
- Pecinta minuman berkarbonasi yang ingin menjaga kesehatan dan berat badan ideal dapat mengurangi pembelian sprite atau bahkan mengabaikannya sama sekali.
Peluang:
- Untuk kelompok sasaran (konsumen) yang termasuk dalam kategori penggemar minuman ringan rasa segar.
- Membuat sprite menjadi minuman ringan yang sehat dan segar.
Ancaman:
- Adanya produk pesaing sejenis yang mencoba membuat minuman ringan dengan rasa yang berbeda. Misalnya, "Pepsi".
- Promosi berkelanjutan dan promosi produk pesaing yang selalu merupakan produk inovatif. Banyak produk yang bersaing untuk inovasi dan diferensiasi dalam mendapatkan pangsa pasar.
Toko Sembako, Majalengka - Segmentasi, targeting, dan pesitioning produk Sprite.
Segmentasi : Demografi
Targeting : Dari kalangan muda hingga dewasa yang menyukai minuman ringan.
Positioning : Sebuah "realitas menyegarkan" yang membuat sprite minuman ringan yang sehat dan segar.
0 komentar: