Cianjur, Toko Klontong - Minuman di pasar yang semakin beragam. Dari air mineral, jus kemasan, minuman ringan, minuman bervitamin, minuman energi, sertaminuman isotononic.
Minuman isotonik adalah satu-satunya minuman, selain air, yang harus mengganti cairan tubuh. Tapi apakah sebenarnya minuman atau cairan isotonik itu?
Cairan isotonik adalah cairan yang memiliki konsentrasi atau konsentrasi yang mirip dengan cairan tubuh. Cairan tubuh mengandung beberapa mineral seperti natrium, kalium, klorida dan magnesium.
Minuman isotonik secara khusus diformulasikan untuk cepat menggantikan cairan, karbohidrat, elektrolit dan mineral tubuh. Oleh karena itu, minuman ini lebih cepat diserap oleh tubuh.
Menurut spesialis pekerjaan medis, Maya Setyawati, minuman isotonik hanya cocok untuk orang-orang yang mengalami dehidrasi.
"Dehidrasi adalah cairan yang keluar dengan mineral atau elektrolit garam," kata Maya saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat. Dia menjelaskan, kondisi keluarnya cairan disertai dengan garam mineral dapat direvisi dari keringat lebih terkonsentrasi.
Kondisi ini terjadi ketika melakukan kegiatan berat dari biasanya. Ketika tubuh akan bekerja lebih keras sehingga cairan yang keluar akan lebih. Dalam keadaan normal, konsentrasi keringat lebih rendah dari cairan tubuh, sehingga tidak perlu isotonik.
Selain kegiatan yang sangat berat, kurangnya cairan atau dehidrasi juga dapat terjadi selama diare atau muntah. Itu keluar dari cairan dengan elektrolit. Dalam kondisi ini, sangat baik jika seseorang mengkonsumsi minuman isotonik dengan cepat untuk mengembalikan cairan tubuh.
Cianjur, Toko Klontong - Namun, dikutip dari situs ITB, ketika dalam kondisi normal selalu mengkonsumsi minuman isotonik, itu akan sia-sia. Memang, tubuh akan terus menghilangkan zat-zat yang tidak diperlukan. Bahkan, konsumsi berlebihan juga bisa membuat organ lelah, terutama ginjal karena mereka harus bekerja lebih keras.

0 komentar: